Tentang EWS

Masih Terjadinya kebakaran setiap tahunnya yang sangat merugikan dilihat dari aspek sosial, ekonomi maupun lingkungan. Pencemaran kabut asap, degradasi dan deforestasi hutan, emisi gas rumah kaca (GRK), satwa liar yang kehilangan habitatnya, sektor transportasi karena terganggunya jadwal penerbangan dan juga masyarakat secara keseluruhan yang terganggu kesehatannya karena terpapar polusi asap dari kebakaran. Pemerintah mendorong pengelolaan hutan berkelanjutan melalui KPH sebagai pengelola ditingkat tapak sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi dampak kebakaran hutan. Perlunya dibangun Early Warning System agar dapat diharapkan akan dapat dikembangkan upaya-upaya yang tepat untuk mencegah atau paling tidak mengurangi terjadinya dampak bencana alam melalui KPH


"Untuk menampilkan halaman ini secara sempurna Anda harus mengaktifkan JavaScript pada browser"